Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB | GOLD |

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung mendorong investor masuk ke aset aman, sehingga permintaan logam mulia meningkat tajam.

Trump menyebut tarif awal 10% akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026, lalu naik menjadi 25% pada Juni 2026. Ancaman ini memicu kekhawatiran akan balasan dari Eropa yang bisa berkembang menjadi perang dagang besar dan kondisi seperti ini biasanya membuat emas serta perak makin diburu.

Para pemimpin Eropa dikabarkan akan mengadakan pertemuan darurat dalam beberapa hari ke depan untuk membahas langkah balasan. Sejumlah opsi disebut sedang dipertimbangkan, termasuk rencana tarif balasan terhadap barang-barang AS dengan nilai puluhan miliar euro.

Prancis juga disebut berpotensi mendorong penggunaan "anti-coercion instrument", yaitu instrumen retaliasi paling kuat yang dimiliki Uni Eropa. Jika ini benar-benar diaktifkan, tensi perdagangan bisa naik level, dan pasar bisa makin agresif mencari perlindungan ke aset safe haven.

Dari sisi harga, spot gold naik sekitar 1,7% ke $4.676 per ounce dan sempat menyentuh puncak $4.690. Perak melesat sekitar 3,9% ke $93,63 dan sempat menyentuh $94,12. Platinum dan palladium juga ikut menguat, sementara dolar melemah tipis.

Ke depan, pasar akan fokus pada dua hal: apakah Eropa benar-benar membalas secara agresif, dan apakah tekanan politik AS terkait Greenland akan makin diperluas. Selama ketidakpastian ini masih tinggi, emas dan perak berpotensi tetap jadi "pelarian favorit" investor.

5 Poin Inti :

- Ancaman tarif Trump ke negara Eropa memicu lonjakan safe haven ke emas & perak.

- Tarif 10% mulai 1 Februari 2026, berpotensi naik menjadi 25% pada Juni 2026.

- Eropa menyiapkan pertemuan darurat dan opsi tarif balasan terhadap barang AS.

- Prancis berpotensi mendorong aktivasi "anti-coercion instrument" Uni Eropa.

- Harga terbaru: gold sekitar $4.676/oz (high $4.690) dan silver sekitar $93,63/oz (high $94,12). (asd) [sma]

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS